Sejarah Konsep tujuh puncak Indonesia

history

Konsep ini digagas oleh Hendri Agustin seorang pendaki gunung dan penggiat alam terbuka di Indonesia. Konsep tujuh puncak tertinggi di tujuh pulau/kepulauan besar Indonesia ini pertama kali dikenalkan di komunitas-komunitas penggiat alam dan pendaki gunung Indonesia di beberapa media interaksi online yang kala itu tengah populer yaitu mailing list Yahoo pada tanggal 21 November 2008. Munculnya angka 7 (tujuh) juga terinspirasi dengan konsep “World Seven Summits” yaitu konsep tujuh puncak tertinggi di tujuh lempeng benua dunia yang digagas pertama kali oleh seorang pendaki kelahiran Tulsa, Oklahoma bernama Richard “Dick” Bass. Konsep “The Seven Summits of Indonesia” ini kemudian di sebar luaskan lagi di blog pribadi Hendri Agustin, dan terus hingga munculnya era Facebook, konsep ini terus dikenalkan ke khalayak pendaki gunung Indonesia.

Pada konsep ini juga termuat rekor-rekor yang bisa dicetak dan dibukukan dan hingga beberapa tahun setelah pencetusan konsep ini baru satu orang yang klaim berhasil mendaki ke tujuh puncak tersebut yaitu Dody Johan Jaya, pada tahun 2011. Klaim dinyatakan sah setelah Dody bisa menunjukan bukti-bukti yang dimintakan.

Keterangan logo dari Konsep “The Seven Summits of Indonesia”

logoBentuk
Ada tujuh setitiga yang diletakan secara berdempet yang melambangkan ke tujuh puncak tersebut. Dan didasar ada garis tebal hijau yang melambangkan hutan lebat yang ada di gunung-gunung tersebut.

Warna
Ada empat warna yang mewakili arti sebagai berikut;

Warna Hitam: Gunung tidak aktif atau bukan gunung berapi, yang mewakili Gunung Bukit Raya, Gunung Latimojong dan Gunung Binaiya
Warna Merah: Gunung yang aktif atau gunung berapi, yang mewakili Gunung Kerinci, Gunung Semeru dan Gunung Rinjani.
Warna abu-abu muda: Gunung karang (limestone), yang mewakili Gunung Cartenzs.
Warna Hijau: Hamparan hutan yang subur yang merupakan bagian dari gunung-gunung tersebut.

Posisi/tata letak
Penempatannya disesuaikan dengan tingkat kelompok menurut ketinggian gunung tersebut dalam konsep “The Seven Summits of Indonesia” ini saya kelompokan menjadi sbb:

Bagian atas yang mewakili puncak paling tertinggi dan hanya ada satu yaitu Puncak Carstenzs Pyramid 4.884 m
Bagian Tengah yang mewakili tiga puncak gunung berapi aktif yaitu Gunung Kerinci 3.800 m, Gunung Rinjani 3.726 m, dan Gunung Semeru 3.000 m.
Bagian bawah yang mewakili tiga puncak gunung yang tidak berapi yaitu Gunung Bukit Raya 2.278 m, Gunung Latimojong 3.430 m, dan Gunung Binaiya 3.027 m.
Bagian paling bawah berwarna hijau, adalah perlambang hutan lebat yang ada di kaki gunung-gunung tersebut.

Logo ini bisa dipakai siapa saja dalam proyek seven summit Indonesia mereka, dan jika memilih tidak memakainya juga tidak mengapa, tidak ada paksaan dalam penggunaannya.

Hak Cipta

Konsep The Sevens Summits of Indonesia ini sudah terdaftar di HAKI semenjak 02 April 2014.

Comments are closed.